Senin, 06 Agustus 2012

Sunnah dan Sains: Siwak

Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal

Rasulullah SAW selalu memakai siwak, dan beliau telah berwasiat untuk memakai siwak dalam beberapa haditsnya, di antaranya:

Dari Abu Hurairah RA, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, "Kalaulah aku tidak memberatkan terhadap umatku—atau manusia seluruhnya—maka aku perintahkan mereka untuk memakai siwak setiap shalat." (HR Bukhari-Muslim)

Dari Aisyah RA, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, "Siwak adalah pembersih mulut dan membuat ridha Tuhan." (HR Nasa`i dan Ibnu Khuzaimah)

Inilah yang diucapkan oleh Rasulullah SAW sejak 14 abad silam. Akan tetapi apa yang ditemukan oleh penilitian-penelitian kedokteran yang berkenaan dengan tanaman tentang siwak di abad 20 ini?

Penelitian kedokteran yang berkenaan dengan tanaman telah menemukan bahwa siwak mengandung unsur-unsur pencegah penyakit kanker. Sebagaimana pada siwak jenis India yang terbukti secara ilmiyah mengandung minyak yang bekerja menjaga gusi dari radang, bahkan menjadi penawar gusi yang terserang radang.

Berdasarkan manfaat siwak ini banyak perusahaan-perusahaan yang mencampurkan olahan siwak dalam pasta gigi agar bekerja untuk pencegahan atau pengobatan radang gusi.

Juga siwak merupakan unsur yang mencegah gigi dari pembusukan secara sempurna. Dan mayoritas penduduk asli daratan Barat Afrika dan sebagian kawasan Asia Tenggara memakai siwak, sehingga mereka tidak pernah terserang penyakit pembusukan gigi atau radang gusi.

Lalu apa yang kita katakan setelah ini? Apakah Muhammad SAW seorang dokter spesialis ramuan tumbuhan atau spesialis mulut dan gigi atau ilmu farmasi? Seorang yang "ummi" tidak mampu membaca dan menulis telah berkata demikian sejak 14 abad yang silam.


sumber:  http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/01/13/lqes8g-sunnah-dan-sains-siwak

Sunnah dan Sains: Tulang Sulbi

Oleh: DR Abdul Basith Jamal & DR Daliya Shadiq Jamal

Setelah terjadinya proses penyuburan melalui penyatuan air mani dengan indung telur di atas pembuluh telur yang menjadi sel janin pertama, dan unsur keturunan terus mengalami pengembangan di dalam janin itu sebagai hasil dari pertemuan dua unsur bapak dan ibu.

Dan pencampuran dua unsur tersebut akan membentuk rentetan kehidupan yang sempurna bagi makhluk hidup yang terjadi berdasarkan seluruh proses pertumbuhan, percampuran janin dan proses kehidupan yang penting bagi kehidupan setelah itu.

Lalu proses pertumbuhan janin dimulai dengan pembentukan pita janin, yang terdiri dari lapisan luar janin “okstodrm“ dan lapisan menengah “mizodrm” dan lapisan dalam “ondodrm“, kemudian setelah itu membentuk seluruh anggota tubuh janin.

Jika terdapat penyakit dalam pembentukan pita janin itu, menyebabkan pembentukan lapisan-lapisan janin dan proses pertumbuhan janin akan gagal, hingga perkembangan pembentukan pita janin merupakan asas dalam pembentukan sel janin. Karena pita janin merupakan pemegang semua pemekaran produksi sel, dan yang dimaksud dengan pembentukan sel yaitu tidak adanya pemekaran yang membentuk seluruh anggota tubuh janin, hingga proses pembentukan janin menjadi gagal.

Adapun pembentukan anggota tubuh janin dari lapisan-lapisan janin terdiri dari:
1) Lapisan luar terdiri dari kulit, sistem saraf, saluran pencernaan makanan dan prangkatnya. 2) Lapisan tengah terdiri dari hati, saluran darah, selaput jantung dan selaput paru-paru. 3) Lapisan dalam mencakup seluruh anggota seperti seluruh perkakas tubuh, dan kelenjar kelamin.

Setelah minggu keempat pita janin berhamburan dan bersembunyi di kawasan tulang ekor janin lalu bersembunyi di dalam satuan yang tumbuh, disebut juga "Ajbu Al-Janin". Dan sungguh Rasulullah SAW telah mengisyaratkan pada urgensi dan fungsi tulang sulbi ini. sebagaimana yang tertuang dalam sabdanya: "Semua bagian tubuh anak Adam akan dimakan tanah kecuali tulang sulbi yang darinya ia mulai diciptakan dan darinya dia akan dibangkitkan." (HR Bukhari, Nasa’i, Abu Dawud, Ibnu Majah dan Ahmad)

Penjelasan di atas mengisyaratkan pada pentingnya tulang sulbi terhadap pita janin dalam pembentukan anggota tubuh janin, sebagaimana dalam sabda Nabi tersebut "sebab itu manusia diciptakan". Dan yang tersisa dari pita yang membawa rentetan pembentukan kehidupannya akan dibangkitkan pada hari kiamat, sebagaimana dalam sabda Nabi SAW "dan sebab itu pula manusia dibangkitkan".


sumber:  http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/01/13/lqgmr9-sunnah-dan-sains-tulang-sulbi

Sunnah dan Sains: Penuaan, Antara Perlindungan dan Pengobatan


Penuaan merupakan proses biologis disebabkan karena sel-sel hidup sudah tidak ada lagi, dan dapat mengakibatkan sel-sel tersebut tidak berfungsi secara optimal akibat penumpukan unsur-unsur yang hilang. Hal ini akan mengakibatkan kematian karena sulit menghilangkan pengaruh unsur-unsur ini, akan tetapi bisa menghindari kemungkinan negatif pada sel di saat tua melalui pengaktifan sel untuk membersihkan sel-sel dari unsur-unsur yang merugikan tatkala pembentukan awal, juga guna menjaga stabilitas akfitas sel.

Para pakar psikologi dan kimia berusaha untuk menciptakan unsur-unsur penawar yang dapat mencegah keseimbangan sel dengan cara membersihkan sel dari sisa-sisa asimilasi. Serta mereka mengharapkan mampu menciptakan obat yang menjaga sel dari sebab-sebab penuaan.

Dan mereka belum menyakini proses penyembuhan penuaan sel serta pencegahannya kecuali setelah kemajuan ilmu pengetahuan dan munculnya ilmu tentang sel dengan segala permasalahan dan teknologinya. Akan tetapi Rasulullah SAW telah menuturkan hal tersebut melalui sabdanya, "Carilah obat wahai hamba-hamba Allah, karena sesungguhnya Allah tidak memberikan satu penyakit pun melainkan Dia telah memberikan penawar (obat) kecuali penyakit pikun." (HR Bukhari)

Dan yang dimaksud dengan penyakit pada hadits ini adalah kondisi kurang fit, dan tak ada satu obat pun yang mampu menyembuhkan penyakit penuaan. Yang demikian merupakan batasan waktu untuk penggunaan obat. 


sumber:  http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/01/13/lqj55m-sunnah-dan-sains-penuaan-antara-perlindungan-dan-pengobatan

Jumat, 03 Agustus 2012

lebih suci mana nabi ISA dengan nabi MUHAMMAD?

" Hanya Isa anak Maryam yg langsung masuk ke surga karena Dia suci"( Maryam 19:19).
"hanya Isa (dan Maryam ibunya )yg suci saat lahir karena tdk di sentuh setan". (hadist sahih Bukhari no 1493)


menurut ayat dan hadist tersebut  memang benar kalau Nabi Isa adalah suci!!!
ingin tahu alasannya???

mari kita bahas satu persatu ayat dan hadist tersebut.
saya akan mulai dari hadist terlebih dahulu:

1. hanya Isa (dan Maryam ibunya )yg suci saat lahir karena tdk di sentuh setan". (hadist sahih Bukhari no 1493)

pembahasan:
karena penciptaan nabi ISA tidak tersentuh dengan hubungan intim, karena jika tersentuh hubungan intim maka tidak menutup kemungkinan akan tersentuh pula dengan syetan.

sehingga dalam islam, adab saat akan berhubungan suami istri dianjurkan untuk berdoa seperti ini.
doa sebelum berhubungan suami istri adalah sebagai berikut :

بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنِى الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

"bismillah allahumma jannibnis syaithan wa jannibis syaithan ma razaqtana"

Artinya : "Dengan menyebut nama Allah, ya Allah, jauhkanlah syetan dari saya, dan jauhkanlah ia dari apa yang akan Eukau rizkikan kepada kami (anak, keturunan)."


*** maka jelas nabi Isa adalah manusia tersuci saat terlahir kedunia karena tidak pernah tersentuh syetan dan tidak ada juga manusia lain yang lahir tanpa berhubungan  suami istri selain nabi ISA.  jadi jangan salah tafsir dulu, sekali lagi ia adalah manusia yang tersuci saat ia dilahirkan kedunia sekali lagi "SAAT DILAHIRKAN KEDUNIA".


2. sekarang ayat tersebut. " Hanya Isa anak Maryam yg langsung masuk ke surga karena Dia suci"( Maryam 19:19).
karena ayatnya adalah ayat AL-QURAN maka kita "harus" menafsirkan dalam kontek AL-QURAN dan islami. menurut AL-QURAN nabi isa tidak mati ditiang salib seperti apa yang dikatakan Bibel, Ia langsung diangkat kelangit (syurga) oleh ALLAH tanpa melalui proses kematian. dalam islam manusia yang mati akan masuk dalam alam kubur dulu, karena nabi ISA tidak pernah mati maka ia tidak mengalami/masuk alam kubur terlebih dahulu. jadi logikanya ia langsung menuju syurga ALLAH.  jadi ayat diatas benar sudah artinya yakni nabi isa adalah manusia satu-satunya yang tidak melewati alam kubur yang langsung otomatis langsung menuju syurga.

kesimpulan:
1. nabi isa adalah nabi suci, ia adalah manusia " tersuci" saat dilahirkan, saya tekankan lagi tersuci saat dilahirkan. dan ia langsung masuk syurga karena tidak melalui proses kematian.
2. bukan berati manusia yang suci saat dilahirkan tidak akan berbuat dosa (disengaja atau tidak disengaja/khilaf) setelah ia dilahirkan/pada saat ia menjalani hidup didunia. selagi ia masih manusia walaupun ia adalah nabi/rosul kemungkinan berbuat salah/dosa didunia pastilah ada tidak menutup kemungkina juga nabi ISA, hal ini akan senada dengan kisah2 rosul yang lainnya, nabi adam saja yang tidak berayah dan beribu dan tanpa melalui proses kelahiran didunia masih berbuat dosa saat berada disyurga.
3. menurut islam dan AL-QURAN (karena bahasannya bedasar hukum AL-QURAN dan islam maka saya harus tetap merujuk kepada QURAN dan islam itu sendiri) nabi Muhammad memang tidak dilahirkan sesuci nabi ISA karena beliau tercipta melalui proses hubungan suami istri. tetapi semua dosa-dosanya telah diampuni oleh ALLAH walau hatinya telah dibersihkan saat dilahirkan dan saat akan menjalani isro' mi'roj. kalaulah dia masih berdoa kepada ALLAH untuk diampuni dosa2nya terlebih saat Beliau mau meninggal dunia itu tak lebih dari kerendahannya sebagai manusia ciptaan ALLAH dan ini harus menjadi acuan bagi umat manusia yang lainnya, jika seseorang yang sudah dihapus dosanya saja masih memohon ampun apalagi buat kita-kita yang belum tentu terampuni dosa kita. Jika umat nabi Muhammad mengumandangkan shalawat yang diartikan sebuah do'a kepada nabi Muhammad bukan berarti dia butuh doa kita, melainkan syafaat yang akan berguna bagi kita, karena secara logika jika umat muslim selalu membaca sholawat maka ia akan teringat kepada Nabi Muhammad dan selalu teringat pula akan ajaran2nya untuk lebih mendekatkan diri kepada ALLAH yang secara otomatis akan selalu berbuat baik dan terjauh dari perbuatan dosa.
jika nabi Muhammad dikatakan manusia tersuci itu benar menurut islam, karena dosa-dosanya telah diampuni, dan beliau bukan manusia tersuci saat dilahirkan. jika manusia yang langsung menuju syurga adalah nabi isa itu juga benar karena nabi Muhammad mengalami kematian yang mengalami masuk alam kubur tidak seperti nabi isa yang tidak mengalami proses kematian.

kesimpulan akhir: manusia yang paling suci saat dilahirkan adalah Nabi ISA karena terciptanya beliau tidak melalui hubungan suami istri dan ia langsung masuk syurga karena ia suci yang tidak pernah  melalui proses kematian terlebih dahulu, sedangkan  manusia tersuci adalah Nabi Muhammad karena ia adalah manusia satu-satunya yang dosa-dosanya langsung dihapus/diampuni oleh ALLAH.

catatan: saran saya bagi kaum nasrani sekiranya jika anda menuhankan Nabi ISA (YESUS) menurut saya jangan sekali-sekali anda membandingkan dengan Nabi Muhammad, karena itu adalah tidakan bodoh yang melecehkan Tuhan anda sendiri. mengapa demikian? karena sangat tidak pantas jika Tuhan dibandingkan dengan seoarang manusia.  terima kasih.

Kamis, 02 Agustus 2012

JIHAD ala AMROZI cs bukan ajaran ISLAM (Sekali lagi, AMROZI CS., MATI SYAHIDKAH? (Fatwa Syaikh Ubaid Al-Jabiri – Update)

Fatwa Alim Besar Kota Madinah, Syaikh ‘Ubaid bin Abdillah Al-Jabiri –semoga Allah menjaga beliau-
SOAL:
Syaikh yang mulia, beberapa hari yang lalu telah dijalankan hukuman eksekusi terhadap orang-orang yang melakukan peledakan di kota Bali, Indonesia, enam tahun silam. Telah terjadi fitnah setelahnya terhadap banyak manusia, dimana penguburan jenazah mereka dihadiri oleh sejumlah manusia yang sangat banyak. Mereka juga memastikan pelbagai kabar gembira tentang jenazah yang telah dieksekusi tersebut berupa, senyuman di wajah mereka setelah eksekusi, wewangian harum yang tercium dari jenazah mereka, dan selainnya. Mereka mengatakan pula bahwa itu adalah tanda mati syahid, dan perbedaan anmtara hak dan batil pada hari penguburan jenazah. Apakah ada nasihat bagi kaum muslimin secara umum di negeri kami. Wa Jazaakumullahu Khairan.
JAWAB:
Bismillahirrahmanirrahim,
الحمد لله رب العالمين, والعاقبة, ولا علا عدوان إلا علا الظالمين, وأشهد أن لا إله إلا الله و حده لا شريك له, الملك الحق المبين, وأشهد أن محمدا عبده ورسوله سيد ولد اَدم أجمعين, صلى الله عليه وعلى اَله وأصابه الطاهرين, وسلم تسلما كثيا على مر الأيام والليالي والشهور والسنين.
Amma ba’du,
Bukanlah suatu hal yang aneh pada kalangan awam dan mereka yang tidak memiliki pemahaman terhadap As-Sunnah akan terjadi pada mereka seperti yang tersebut dalam pertanyaan, saat mereka mengiringi jenazah (para pelaku pengeboman) yang dieksekusi oleh pemerintah Indonesia. Orang-orang tersebut dieksekusi, lantaran perbuatan mereka menghilangkan harta benda dan nyawa, (dan ini) adalah kaum Khawarij yang mengkafirkan kaum muslimin karena dosa, baik dilakukan oleh pemerintah maupun rakyat.
Siapa yang memahami As-Sunnah, maka ia akan mengetahui bahwa eksekusi yang dilakukan oleh pemerintah terhadap mereka adalah perkara yang sangat tepat dan kebenaran semata.
Siapa yang mengetahui sejarah kaum Khawarij semenjak masa shahabat dan sepanjang perguliran masa ke masa, maka akan nampak baginya bahwa apa yang telah dilakukan oleh orang-orang yang dieksekusi itu adalah perbuatan khuruj (pembangkangan, kudeta) terhadap pemerintah muslim dan pelanggaran terhadap pelbagai kehormatan, berupa nyawa yang terjaga dan harta. Bahkan, perbuatan kaum Khawarij pada hari ini adalah bentuk dari perbuatan kaum Bathiniyah.
Diantara perbuatan kaum Bathiniyah adalah, beberapa masa yang lalu mereka menduduki Baitul Haram dan menumpahkan darh-darah yang terjaga serta mengambil Hajar Aswad, sehingga menghilang dari kaum muslimin sekian lama, sebab mereka membawanya ke Baghdad atau tempat lain –sebagaimana yang diberitakan-
Berikut ini adalah nasihat dariku kepada saudara-saudarku, yaitu kaum muslimin di Indonesia –Semoga Allah menjaga Negara mereka dan Negara kami dari segala keburukan dan kejelekan- dalam dua hal :
Pertama, tentang keterangan yang ditunjukkanoleh hadits-hadits yang mutawatir dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam tentang celaan terhadap kaum khawarij sepanjang masa, abad dan tahun-selama-lamanya-, serta cercaan dan kemurkaan atas mereka.
Beliau menggelari bahwa,”Mereka adalah anjing-anjing neraka” dan “Mereka berbicara dari ucapan manusia terbaik, akan tetapi mereka keluar dari Islam seperti tembusnyaanak panah dari buruannya.”
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam (juga) memerintahkan untuk membunuh dan memerangi mereka. Beliau bersabda “Mereka adalah seburuk-buruk makhluk dan yang paling buruk tabiatnya,” “Mayat mereka adalah seburuk-buruk mayat di kolong langit” “Berbahagialah orang yang membunuh mereka dan dibunuh mereka”,”Kalau aku dapati mereka niscaya aku akan binasakan mereka seperti binasanya kaum ‘Ad dan Iram.”
Beliau Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Saat terjidinyaperpecahan di antara kaum muslimin, akan keluarlah di antara mereka maariqah[i]yang akan diperangi oleh kelompok yang paling dekat dengan kebenaran, kemudian kelompok yang berada di atas kebenaran tersebut dapat membasmi mereka.”
Benarlah sabda beliau ini. Penduduk Nahrawan di Irak melakukan pemberontakan terhadap pemerintahan ‘Ali radhiallahu ‘anhu. Perang terhadap mereka saat itu di bawah pimpinan ‘Ali radhiallahu ‘anhu bersama para tokoh Islam dari kalangan shahabat dan tabi’in.
‘Ali dan para shahabatnya radhiallahu ‘anhum (berada di atas) kebenaran dalam memerangi kaum Khawarij, sebagaimana faksinya lebih dekat kepada kebenaran dari faksi Mu’awiyah dan para shahabatnya radhiallahu ‘anhum.
Kedua, wajib atas setiap muslim untuk membenci kaum Khawarij, dan membantu pihak berwajib untuk membongkar kedok mereka. Sebab, menutupi dan tidak menunjukkan markas dan (kamp) konsentrasi mereka adalah membantu mereka dalam dosa dan permusuhan. Tidak bisa terlepas tanggung jawab seorang muslim yang mengetahui rencana dari perencanaan yang membahayakan ahlul Islam berupa pembunuhan jiwa, baik yang terjaga dengan Islam karena sebagai pemeluknya, atau terjaga dengan Islam karena hubungan perjanjian. Yang kami maksud dengan terjaga dengan Islam karena perjanjian adalah kaum kuffar yang tinggal di tengah-tengah kaum muslimin, baik sebagai pekerja atau penduduk. Mereka mendapatkan perlindungan, perjanjian dan keamanan dari pemerintah yang muslim.
Jangan berimpati kepada mereka denan melakukan demonstrasi, keluar ke jalan-jalan (membentuk) konsentrasi massa, atau penghujatan di media massa, baik koran, radio, televise atau selainnya.
Tidak ada yang menggelari mereka dengan syuhada (orang yang mati syahid), kecuali dua jenis manusia:
Pertama, orang bodoh yang tidak memiliki pemahaman terhadap As-Sunnah yang dapat membedakan antara petunjuk dan kesesatan, antara hak dan batil, dan antara sunnah dan bid’ah.
Kedua, pengekor hawa nafsu dan orang-orang sesat yang menyinpang dari As-Sunnah. Mereka melakukan demonstrasi, penghujatan, konsentrasi massa, dan memuji kaum Khawarij yang menyimpang tersebut.
Di antara upaya mereka untuk memuji mereka adalah menyebutkan karamah –sebagaimana tersebut dalam pertanyaan-. Ini termasuk kedustaan, kebihongan, bahan tertawaan manusia, anjuran terhadap bid’ah, menyebarkan kesesatan, membungkam As-Sunnah dan mengangkat bid’ah serta membantu parapelakunya.
Mereka tidak diterimapersaksiannya, sebab mereka adalah musuh Ahlus Sunnah. Di antara prinsip dasar dna pokok-pokok tersebut adalah bolhnya berdusta dalam membela mereka dan membantu penyebaran kebatilan mereka.
Hati-hati dan berhati-hatilah, wahai kaum muslimin dan muslimah, saudara dan saudari kami serta anak-anak kami di Indonesia, untuk tidak tertipu dengan mereka.
Saya nasihatkan pula kepada ahlul ilmi di negeri kalian untuk segera menyinkap kesesatan ini dan membantahnya dengan ilmu yang dibangun di atas Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Inilah yang dapat aku sampaikan sebagai jawaban dari pertanyaan yang terbit di Makassar, Sulawesi (Selatan) di Indonesia –semoga Allah menjaga negeri ini dan seluruh kaummuslimin dari keburukan dna kejelekan. Juga aku memohon kepada-Nya Jalla wa ‘Alla agar menyatukan para pemimpin dengan rakyatnya di atas apayang diridhai-Nya terhadap hamba-Nya dari keislaman dan As-Sunnah.
‘Ubaid bin ‘Abdillah bin Sulaiman
(Mantan Dosen Universitas Islam Madinah)
Pada Malam Selasa, 20 Dzulqa’dah 1429 H
Bertepatan dengan
Malam 18 November 2008


Sumber: Majalah An-Nashihah Volume 14 tahun 1429 H / 2008 M, halaman 15-16. Dipublikasikan kembali oleh www.salafiyunpad.wordpress.com

[i] Maariqah adalah orang yang keluar dari ketaatan atau keluar dari Islam. Maariqah adalah nama lain khawarij, -pent.

kejadian manusia didalam AL-QURAN

Di kitab Al-Qur’an ada menyebutkan bahwa asal kejadian manusia terdiri dari 7 (tujuh) macam kejadian.
dan anehnya kata2 yang berkonotasi  tanah yang disebutkan di dalam  Al-quran juga hanya ada 7 buah kata.
 
1. Di Surat Ar Rahman ayat 14: “Dia (Allah) menjadikan manusia seperti tembikar, (tanah yang dibakar).” Yang dimaksudkan dengan kata “Shal-shal” di ayat ini ialah: Tanah kering atau setengah kering yakni “Zat pembakar” atau Oksigen.
2. Di ayat itu disebutkan juga kata “Fakhkhar,” yang maksudnya ialah “Zat Arang” atau Carbonium.
3. Di surat Al Hijr, ayat 28: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk (berupa).” . Di ayat ini. Tersebut juga “shal-shal,” telah saya terangkan, sedangkan kata “Hamaa-in” di ayat tersebut ialah “Zat Lemas” atau Nitrogenium.
4. Di surat As Sajadah ayat 7: “Dan (Allah) membuat manusia berasal dari pada ‘tanah’.” Yang dimaksud dengan kata “thien” (tanah) di ayat ini ialah “Atom zat air” atau Hidrogenium.
5. Di Surat Ash Shaffaat ayat 11: “Sesungguhnya Aku (Allah) menjadikan manusia dari pada Tanah Liat.” Yang dimaksud dengan kata “lazib” (tanah liat) di ayat ini ialah “Zat besi” atau ferrum.
6. Di Surat Ali Imran ayat 59: “Dia (Allah) menjadikan Adam dari tanah kemudian Allah berfirman kepadanya ‘jadilah engkau,’ lalu berbentuk manusia.” Yang dimaksud dengan kata “turab” (tanah) di ayat ini ialah: “Unsur-unsur zat asli yang terdapat di dalam tanah” yang dinamai “zat-zat anorganis.”
7. Di surat Al Hijr ayat 28: “Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku).”
Ketujuh ayat Al-Qur’an yang saya baca ini Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan ruh kepadanya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan pada ayat yang keenam tentang kata “turab” (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai zat anorganis. Zat Anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara “Fakhkhar” yakni Carbonium (zat arang) dengan “shal-shal” yakni Oksigenium (zat pembakar) dan “hamaa-in” yaitu Nitrogenium (zat lemas) dan Thien yakni Hidrogenium (Zat air). Jelasnya adalah persenyawaan antara: Fachchar (Carbonium = zat arang) dalam surat Ar Rahman ayat 14. Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dalam surat Ar Rahman ayat 14. Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dalam surat Al Hijr ayat 28. Thien (Hidrogenium = Zat Air) dalam surat As Sajadah, ayat 7. Kemudian bersenyawa dengan zat besi (Ferrum), Yodium, Kalium, Silcum dan Mangaan, yang disebut “laazib” (zat-zat anorganis) dalam surat As Shafaat ayat 11. Dalam proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah zat yang dinamai protein. Inilah yang disebut “Turab” (zat-zat anorganis) dalam surat Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat anorganis yang terpandang penting ialah “Zat Kalium,” yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh, teristimewa di dalam otot-otot. Zat Kalium ini dipandang terpenting oleh karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus. Dengan berlangsungnya “Proteinisasi,” menjelmakan “proses penggantian” yang disebut “Substitusi.” Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron-electron cosmic yang mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga “sebab ujud” atau Causa Formatis. Adapun Sinar Cosmic itu ialah suatu sinar mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah sinar cosmic dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung telinga dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniah, jasmani manusia/Adam). Sedangkan tentang rohani (abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yang serba rohaniah pula, yang sangat erat hubungannya dengan ilmu Metafisika. Cukup jelas tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang saudara sangka berselisih antara satu ayat dengan ayat yang lain dalam hal kejadian manusia (Adam), pada hakikatnya bukanlah berselisih, melainkan menunjukkan proses asal kejadian tubuh jasmani Adam (visible), hingga pada badan halusnya (invisible), sampai berujud manusia.

Nubuat Nabi MUHAMMAD dalam agama HINDU

1. Dalam kitab agama Hindu,kitab hindu ini adalah kitab tertua, lenih tua dari kitab agama budha, injil ataupun yabur, taurat juga Al-quran. yaitu Atharvaveda, terdapat nubuat: “Hai orang banyak, dengarlah ini
dengan sungguh-sungguh,
Narashanga (Yang terpuji) akan
dibangkitkan di antara orang banyak.
Kita mengambil orang Kaurum
(Muhajirin) itu di dalam perlindungan kita dari 60.000 dan 90 musuh-musuh; yang kendaraannya adalah 20 unta dan 2 unta betina, memiliki 12 orang istri, dan naik ke langit dengan kendaraan tercepat (Bouraq)
…” (Atharvaveda Kanda 20 Saukata 127, Mantra 1-2).

==> Narashangsa = YANG TERPUJI = AHMAD atau Muhammad (dalam bahasa arab).
==> Kata “Kauram” berarti
“emigran” yaitu orang yang
meninggalkan negerinya sendiri,
dalam bahasa Arabnya: “Muhajirin”. Muhammad dan pengikutnya ketika
hijrah dari Mekah ke Madinah untuk
menghindari serangan kaum kafir
Mekah yang berjumlah 60.000 orang
dan 90 kepala sukunya, dikenal
sebagai “Kaum Muhajirin”, sedangkan orang-orang Madinah yang
menyambutnya dikenal sebagai
“Kaum Anshar”. Dari sinilah tonggak
dimulainya Tahun Hijriyah (hijrah atau
pindah).

==> Kendaraan yang dipakai Muhammad adalah unta dan kuda.

==> Muhammad memiliki 12 orang istri
yaitu:1. SITI KHADIJAH, 2.SAWDA BINTI ZAM’A, 3. AISHA SIDDIQA, 4. HAFSAH BINTI UMAR, 5. ZAINAB BINTI KHUZAYMA, 6. SALAMA BINTI UMAYYA, 7. ZAYNAB BINTI JAHSH, 8. ALJUAYRIYA BINTI HARITH, 9. SAFIYYA BINTI HUYAYY, 10. UMMU HABIBA BINTI SUFYAN, 11. MAYMUNA BINTI AL HARITH, 12. MARIA AL QABTIYYA.

==> Muhammad mengendarai Bouraq
yang merupakan kendaraan
tercepatnya.
Ketika melakukan Mi’raj dari Masjid Al- Aqsha di Palestina ke (sidratul muntaha) langit ke-7,

==>. Dalam kitab agama Hindu yaitu
Atharvaveda, terdapat nubuat : “Tuhan akan memberikan kepada
Mamaha Rishi seratus keping emas,
sepuluh kalung, tiga ratus ekor kuda,
dan 10.000 ekor sapi.” (Atharvaveda
Kanda 20 Saukata 127, Mantra 3)

>> Kata “Mamaha” secara etimologis
berasal dari bahasa Arab:
“Muhammad” yang berarti “yang
terpuji”, sedangkan “Mamaha Rishi”
adalah julukan bagi Narashangsa,
sehingga Mamaha Rishi = Narashangsa = Muhammad = Yang
Terpuji.

>> Adapun “seratus keping
emas” maksudnya seratus orang
pengikut Muhammad penyebar
agama Allah yang disebut “Ash-
Shabus Shuffah”. “Sepuluh kalung” maksudnya adalah :
==> sepuluh orang yang selalu membantu Muhammad dalam peperangan yang disebut “Asy-Syara Mubasysyara”. “Tiga ratus ekor kuda” maksudnya 300 tentara pimpinan
Muhammad ketika menghadapi 700 tentara kafir Mekah dalam Perang
Badar (H.G. Wells, The Outline of
History, 1949).

>> “10.000 ekor sapi” maksudnya 10.000 pengikut Muhammad ketika memasuki kota
Mekah (630 M) dalam keadaan aman dan damai, yang dikenal dengan
peristiwa “Fathu Makkah” (Stanley
Lane Poole, Speeches and Table Talks
of the Prophet Mohammed, 1882)

==>. Dalam beberapa literatur
tertentu, terdapat kesamaan
keterangan yang mengarah
kepada Muhammad, antara lain: - “Mamaha adalah penunggang unta
dari daerah padang pasir”
(Atharvaveda 20:9:31);

-”Mamaha terkenal dengan 10.000
pengikutnya” (Rigveda 5:27:1);

-”Pada masa Mamaha , himne baru (syariat baru) akan disusun dan
dibacakan selama kebaktian sebagai
pengganti Weda yaitu Jamat
(berjamaah) dan Salat (doa)” (Rigveda
1:109:2);

==> Dalam perjanjian lama.
-”Musa berprediksi: ‘…kelihatanlah ia dengan gemerlap cahayanya (Al-
Quran) dari gunung Paran (Mekah),
dan datang bersama 10.000 orang
yang kudus…” (Ulangan 33:2);

-”Kekasihku adalah putih dan
kemerah-merahan, pemimpin terkemuka di kalangan 10.000
manusia” (Kidung Agung 5:10);

-”Lihatlah, orang mulia ini datang
bersama 10.000 pengikutnya yang
kudus (Yudas 1:14);

->> ”Nabi Muhammad berangkat bersama dengan 10.000 orang pada saat yang
menentukan ini” (Washington Irving,
Life of Muhammad, Hal. 17);

-”…dan Muhammad membawa 10.000
pengikutnya ke Mekah” (Stanley Lane
Poole, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed, 1882).

==> Jadi, jelaslah bahwa yang dimaksud
dengan “Mamaha” atau “Orang Mulia”
tidak lain adalah Muhammad

==>. Dalam kitab agama Hindu yaitu
Bhagabat-Purana, terdapat nubuat: “Dia dihiasi dengan delapan sifat dan
kekayaan, menunggang kuda cepat
(Bouraq) yang diberikan kepadanya
oleh para malaikat dan memegang
pedang di tangannya, penyelamat
dunia akan menumpas segala kebatilan.” (Bhagabat-Purana 12:2:19).

==>“Kuda cepat” adalah Bouraq (lihat
penjelasan di atas) dan Muhammad selalu
membawa pedang dan/atau panah
ketika berperang.



Dalam kitab agama Hindu yaitu
Kalki- Purana, terdapat nubuat: “Wahai Tuhan, bersama dengan
empat orang sahabat, aku akan
menghancurkan kebatilan.” (Kalki-
Purana 2:5).

>> Muhammad memiliki 4 orang sahabat
yang terkenal sampai sekarang yang disebut “Khulafaur Rasyidin” yaitu:
Abu Bakar ash-Shidiq, Umar bin
Khatab, Utsman bin ‘Affan, dan Ali bin
Abu Thalib. Untuk membandingkan
kata “kebatilan”, lihat kembali di atas dan periksa penjelasan di bawah ini.

==> Dalam kitab agama Hindu yaitu
Kalki-Purana dan Bhagat-Purana,
terdapat nubuat: “Kalki Avatar akan dilahirkan di kota
Shambal, ibunya bernama Sumati,
bersama empat orang temannya akan
mengalahkan kali (setan/kebatilan)

….Dia akan dibantu oleh para malaikat
di medan pertempuran.” (Kalki-Purana 2:4-7).
“Ayahnya bernama Vishnu-
Yash.” (Bhagabat-Purana 12:2:18).

“Dia lahir pada hari ke-12 yang cerah,
pada pertengahan bulan
Madhav.” (Kalki-Purana 2:15).

==> Kata “Shambhal” berarti: rumah
perdamaian dan keamanan.
Muhammad lahir di kota Mekah yang
dikenal sebagai “Darul Aman” yang
juga berarti: rumah perdamaian dan
keamanan. Ibunya bernama “Sumati” yang berarti: lemah lembut dan cerdas.
Ibu Muhammad bernama “Aminah” yang juga berarti: lemah lembut. Ayahnya bernama “Vishnu- Yash” yang berarti: hamba Tuhan
(Vishnu = Tuhan). Ayah Muhammad bernama “Abdullah” yang berarti juga:
hamba Allah/Tuhan.

>> “Empat orang temannya” adalah Abu Bakar, Umar,Utsman, dan Ali.

Kalki Avatar dibantu oleh para
malaikat di medan pertempuran. Ketika Perang Badar, Muhammad
dibantu oleh para malaikat (QS. Al Imran:123-125), juga dalam Perang Khandaq, Muhammad dibantu olehpara malaikat(QS. Al-Ahazab : 9).

==> Kalki Avatar lahir pada hari ke-12 bulan Madhav.

>> Muhammad juga lahir pada
hari ke-12 tepatnya tanggal 12 Rabiul
Awwal Tahun Gajah (Sebelum
Hijriyah). Jadi, Kalki Avatar tidak lain
adalah Muhammad, sedangkan “Kalki
Avatar” sendiri berarti: pembersih dosa yang datang ke dunia.

==> Dalam kitab agama Hindu
terdapat Ramalan Mahabharata,
antara lain: “…Dia akan lahir di sebuah kota yang bernama Shambhal (Mekah)….Dia
pergi berperang untuk mengalahkan
lawan….Menghancurkan penjahat
(berhala), kemudian melaksanakan
ziarah terakhir (Haji Wada‘)….Rumah (Ka’bah) yang diisi oleh penjahat,
dengan tuhan-tuhan buatan tangan
mereka (patung/berhala); Sekarang
dibersihkan untuk tempat
penyembahan kebenaran. Dengan
ketundukannya, seorang raja (Muhammad) berdiri menghadap-Nya….Kemudian mereka
mempersembahkan doa (sholat) dan
korban (qurban). Dan berpegang
pada enam prinsip utama…” (Mahabharata Bag. Hutan Bab 190)
.
==> Pada waktu itu (630 M) terdapat 360
buah berhala mengelilingi Ka’bah.
Kemudian oleh Muhammad seluruh
berhala tersebut dihancurkan dan Ka’bah dibersihkan (Prof. Hitti, History of the Arab, Bag. I Bab 8 Hal. 118).

Muhammad memang menjadi
pemimpin umat Islam. Ketika
Muhammad melaksanakan Haji
Wada’’ (haji perpisahan), sekitar 100.000 umat muslim menghadirinya
untuk melaksanakan ibadah haji
bersama-sama dengan Muhammad
serta Sholat Ied bersama-sama yang
dilanjukan dengan penyembelihan
hewan qurban. Sedangkan “enam prinsip utama” adalah Syahadat,
Sholat, Zakat, Puasa, Haji, dan Jihad fi
Sabilillah

***. Dalam kitab agama Hindu yaitu
Bhavishwa-Purana, terdapat
nubuat: “Kemudian seorang dengan julukan ‘orang yang tak berilmu’, Muhammad
namanya….Hai orang yang tak
berdosa, ROH KEBENARAN , dan tuan
yang semata-mata, kepadamulah
persembahanku…”(Bhaviswha- Purana 3, Khand 3, Aditya 3, Shalob
3,7,8).

Kidung agung 5:16
Hikko Mamittakim we kullo Muhammadim Zehdoodeh wa Zehraee Bayna Jerusalem

Silahkan Simak DISINI

=> Dikatakan juga dalam injil
yohanes 14:17
yaitu ROH KEBENARAN. Dunia tidak
dapat menerima Dia, sebab dunia
tidak melihat Dia dan tidak mengenal
Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab
Ia menyertai kamu dan akan diam di
dalam kamu.

yohanes 14:26
tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa
dalam nama-Ku, Dialah yang akan
MENGAJARKAN SEGALA SESUATU
kepadamu dan akan MENGINGATKAN KAMU akan semua yang telah
Kukatakan kepadamu..

=> Di dalam Bible terjemahan bahasa
Inggris menggantikan perkataan
"Paracletos" (ditulis juga Paraclete) ini dalam ayat diata dengan Comforter dan Consoler. Terdapat juga tokoh-tokoh Kristian
menafsirkan Paracletos ini sebagai
Holy Spirit atau Roh Suci.

=>Perkataan Paracletos sebenarnya
berasal daripada bahasa Yunani Kuno
iaitu bahasa bagi Gospel of John dan
kalimah yang lebih tepat dalam Yunani
Kuno adalah Periclytos. Kamus Alexandre’s Dictionnaire Grec-Francais menjelaskan, perkataan Periclytos berasal daripada suku kata "PERI" dan "CLEOTIS" .
Apabila dicantumkan ia membawa maksud “YANG TERPUJI ”
Semua ini sama dengan nama "Ahmad"
atau Muhammad (dalam bahasa arab). Justru,dalam setengah versi Perjanjian Baru yang ditulis dalam bahasa Arab, perkataan Paracletos digantikan dengan
perkataan Ahmad.

Alquran menjelaskan:
Dan (ingatlah) ketika 'Isa putra maryam berkata:"Hai bani Israel sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu,membenarkan kitab(yang turun)sebelumku,yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan(datangnya)seorang rasul yang akan datang sesudahku,yang namanya AHMAD (Muhammad),maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata,mereka berkata"ini adalah sihir yang nyata".(Q.s As-Shaff:6)

">> Ayat di atas sudah sangat jelas karena
menunjuk langsung kepada Nabi
Muhammad.
Sementara dalam kitab agama Budha yaitu Kitab Budha, Gautama Budha
berkata: “Wahai Nanda, aku bukanlah Budha
yang pertama di dunia, bukan pula
yang terakhir. Pada suatu masa, akan
lahir seorang Budha di dunia ini yang
akan memberikan ajaran tentang
kebenaran dan kebatilan….Dia akan menjadi pemimpin dan penuntun seluruh umat manusia….namanya ialah Maitreya.” (Kitab Budha, Carus,
hal. 217)
.
“Maitrea” artinya “yang penyayang”, demikian juga dengan Muhammad,
beliau mendapat gelar “Rahmatan lil
‘Alamin” yang artinya “yang
penyayang untuk alam semesta”
(QSAl-Anbiya’:107).

Dalam perjanjian Lama dikatakan :↓

Yesaya 29:12 dan apabila kitab itu diberikan
kepada seorang yang tidak dapat
membaca dengan mengatakan:
"Baiklah baca ini," maka ia akan
menjawab: "Aku tidak dapat
membaca."

**dalam Alquran wahyu yang turun pertama kali di gua hira sewaktu jibril menyampaikan kepada muhammad Firman Allah, Jibril berkata : IQRA' [ Bacalah..! ] sampai tiga kali Muhammad mengatakan "Aku tidak bisa membaca."

hadits-albukhari DISINI

(Ulangan 18:18.)
Seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, SEPERTI ENGKAU INI (musa); Aku akan menaruh FIRMAN-Ku dalam MULUTNYA, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

>>Allah telah menaruhkan firman-Nya ke dalam mulut
Muhammad seperti yang
dikatakan oleh ayat ramalan
dalam Taurat ini.

kita tahu bahwa Muhammad adalah seorang yang UMMI., tidak bisa baca dan tulis(buta huruf)
dan hanya melalui Mulut Muhammad disampaikannya Firman Firman Allah.
tidak dengan menulis ataupun bacaan.

Firman Allah dalam Alqur'an :
Dan kamu tidak pernah membaca sebelumnya(Al Quran)sesuatu kitab pun dan kamu tidak pernah menulis suatu kitab dengan tangan kananmu,;andai kata (kamu telah membaca dan menulis),benar benar ragulah orang orang yang mengingkari(mu)(Q.s.Al-Ankabuut:18)

>>Nabi itu akan bangkit dari saudara
bangsa Israel,Ismail adalah satu Ayah dengan Ishak yaitu Anak Ibrahim/Abraham.
kerana Israel (Yakub) dan Ismail
adalah anak Ibrahim, dan oleh itu Nabi Muhammad adalah keturunan Nabi Ismail.
Adalah juga saudara kepada 12 suku kaum keturunan Israel.
 
 >>seperti engkau ini=> Nabi Muhammad adalah seperti Musa
dalam banyak hal:

- pernah punya ayah dan ibu (Nabi isa(yesus) tidak mempunyai ayah)
- dilahirkan oleh ibu dan punya bapak (isa (yesus ) dilahirkan oleh seorang perawan tanpa bapak.

- sama sama wafat di kubur (isa diangkat oleh Bapa)
- Musa dan Muhammad adalah penyampai / pemberi hukum hukum Allah, sedang yesus Dasar hukumnya dari Musa(taurat)./ tidak menyampaikan hukum sendiri.
- Musa dan Muhammad berhasil
membuka kesempatan menawan
tanah Palestin selepas kematian
mereka, melalui pengikut-
pengikut mereka, masing-masing
Yosua dan Umar.
- Musa dan Muhammad Sama sama pemimpin bangsa(perang) ,
sedangkan yesus adalah pembawa kitab hikmah taurat dan injil.
bukan pemimpin perang